Pendaftaran SBMPTN 2014 Akan Dibuka Mei Tahun 2014

Posted by Online Consultant on Thursday, February 27, 2014

Pendaftaran Sbmptn tahun akademik 2014/2015 seperti halnya tahun sebelumnya akan digelar secara online (daring). Sementara pendaftaran seleksi PTN jenis Snmptn telah mulai digelar mulai 17 Februari s/d 31 Maret 2014. Apabila pendaftaran Snmptn 2014 dilaksanakan di Laman web.snmptn.ac.id, maka Pendaftaran Sbmptn 2014 karena berbentuk ujian biasanya dilakukan di Laman Panitia Sbmptn (ujian.sbmptn.or.id).

Tentunya para Siswa SMA/SMK/MA/MAK kelas terakhir pada tahun 2014 yang akan mengikuti UN pada tahun 2013 atau 2014 dan punya Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan terdaftar pada PDSS tengah disibukkan dengan pendaftaran disamping sibuk mempersiapkan ujian nasional yang akan digelar pada bulan April 2014. Para siswa tersebut nantinya harus lulus Ujian Nasional dan Satuan Pendidikan, lulus SNMPTN 2014, sehat jasmani dan rohani, dan memenuhi persyaratan lain yang ditentukan oleh masing-masing PTN penerima.


Sebagai persyaratan pendaftaran mereka harus memiliki nilai rapor semester 1 sampai semester 5 (semester 4 untuk kelas akselerasi) yang telah diisikan pada PDSS.

Untuk seleksi Sbmptn para siswa SMA/SMK/MA/MAK kelas terakhir pada tahun 2014 belum begitu disibukkan karena mereka berharap bisa masuk perguruan tinggi negeri (PTN) melalui jalur Snmptn atau Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri. Namun lain halnya bagi para alumni SMA/SMK/MA/MAK tahun 2012 dan 2013 yang masih berkesempatan ikut Sbmptn. Mereka tentunya sudah mulai sibuk dan belajar mempersiapkan ujian Sbmptn yang direncanakan akan di gelar pada bulan Juni 2014.

Berikut ada baiknya kami sampaikan beberapa aturan yang perlu dipahami oleh calon peserta Sbmptn 2014 terkait Pendaftaran Sbmptn yang dijadwalkan Mei 2014, diantaranya:

  1. Pendaftaran dilakukan secara online dan tata cara pendaftaran secara lengkap dapat dilihat pada laman http://ujian.sbmptn.or.id.
  2. Tatacara pengisian borang pendaftaran ujian tertulis dan keterampilan dapat diunduh (download) dari laman http://download.sbmptn.or.id.

Sebelum para peserta Sbmptn melakukan pendaftaran, sebaiknya pastikan dulu bahwa anda memenuhi persyaratan peserta Sbmptn 2014, sebagai berikut:


Persyaratan Pendaftaran

1. Lulus dari Satuan Pendidikan dan Ujian Nasional SMA/MA/SMK/MAK atau yang setara tahun 2012, 2013, dan 2014. Lulusan tahun 2012 dan 2013 memiliki ijazah SMA/MA/SMK/MAK atau yang setara. Untuk lulusan tahun 2014 sekurang-kurangnya telah memiliki Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) dari Kepala Sekolah yang dilengkapi dengan pasfoto terbaru yang bersangkutan dan dibubuhi cap sekolah.
2. Memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses pembelajaran di program studi.


Persyaratan Penerimaan

Lulus dari Satuan Pendidikan dan Ujian Nasional, lulus SBMPTN 2014, sehat, dan memenuhi persyaratan lain yang ditentukan oleh masing-masing PTN penerima.



Cara Pendaftaran Sbmptn 2014



Mulai bulan Mei 2014, silakan dibuka laman ujian.sbmptn.or.id. Di laman Pendaftaran Online Sbmptn 2014 tersebut calon peserta harus mengisi sekitar 3 kolom isian yang terdiri dari Kode Akses Pendaftaran (KAP), PIN, dan memasukkan rangkaian huruf di atas Captcha atau Completely Automated Public Turing test to tell Computers and Humans Apart" (Uji Turing Publik Terotomatisasi Penuh untuk membedakan Komputer dan Manusia). Dalam pengisian Captcha agar difahami bahwa penulisan huruf besar dan huruf kecil sama saja (case insensitive) dan tidak ada angka.

Selanjutnya panitia Sbmptn juga menganjurkan agar para peserta dalam melakukan pendaftaran memperhatikan hal-hal berikut :

  1. Fitur Javascript pada browser mohon diaktifkan
  2. Fitur Cookies pada browser agar diaktifkan
  3. Jika meninggalkan komputer atau diganti oleh pengguna lain, pastikan anda sudah keluar dengan cara menekan tombol "Keluar" yang tersedia
  4. Bagi peserta Bidikmisi, KAP dan PIN yang dimasukkan harus sesuai dengan yang tercetak di Kartu Peserta Bidikmisi
  5. Bagi bukan peserta Bidikmisi, KAP dan PIN yang dimasukkan harus sesuai dengan yang tercetak pada Bukti Pembayaran dari Bank
  6. Hati-hati dalam mengisi pendaftaran online ini
  7. Kesalahan pengisian dapat berakibat anda harus membayar biaya ujian lagi
  8. Jika KAP dan/atau PIN yang tercetak pada bukti pembayaran salah, segera hubungi Bank Mandiri terdekat
  9. Apabila ada hal-hal yang kurang jelas tentang pendaftaran online ini, dapat menghubungi Help Desk SBMPTN 2014 di alamat http://halo.sbmptn.or.id atau nomor telepon 0804-1-456-456


Alur Pendaftaran Sbmptn


Berikut sekedar ilustrasi Alur Pendaftaran Sbmptn yang dimulai dari kegiatan indentifikasi apakah seorang yang berminat mengikuti Sbmptn memenuhi syarat atau tidak s.d. tahapan peserta menyelesaikan pendaftaran online di laman ujian.sbmptn.or.id. Untuk lebih jelasnya tentang prosedur atau Alur Pendaftaran Sbmptn, silakan simak ilustrasinya dalam gambar di bawah ini:



Semoga info Cara Pendaftaran Sbmptn 2014 bermanfaat bagi para calon peserta seleksi Sbmptn tahun 2014! Amin Ya Rabbal Alamin!

Sumber :
- Sbmptn.or.id
- Sbmptn.web.id
Read more

Jadwal Pendaftaran Sbmptn 2014

Posted by Online Consultant

Pemerintah sudah memulai membuka pendaftaran seleksi PTN melalui sistem Snmptn untuk tahun akademik 2014/2015 sementara Seleksi Sbmptn seperti biasanya akan dijadwalkan kemudian setelah gelaran Ujian nasional(UN) tingkat SMA/MA, SMK/MAK sederajat usai.

Berdasarkan pengalaman yang sangat bernilai dalam melaksanakan seleksi penerimaan mahasiswa baru melalui ujian tertulis, maka pada tahun 2014, Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) tetap menyelenggarakan ujian tertulis sebagai salah satu bentuk seleksi masuk PTN selain Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) yang dkenal handal memprediksikan kemampuan akademik calon mahasiswa. Seleksi yang mengedepankan asas kepercayaan dan kebersamaan ini biasa kita sebut dengan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Selain untuk lulusan tahun Sekolah Menengah Tahun 2014, SBMPTN dilaksanakan untuk memberi kesempatan kepada lulusan SMA/MA/SMK/MAK tahun 2012 dan 2013, untuk mengikuti seleksi pada tahun 2013.

Jadwal sementara (general) yang dirilis di laman resmi sbmptn.or.id menyebutkan bahwa Pendaftaran SBMPTN 2014 akan dibuka pada bulan Mei tahun 2014.

Ujian tertulis akan menggunakan soal ujian yang dikembangkan oleh para pakar penulis dari perguruan tinggi negeri (PTN) yang ditunjuk. Soal ujian tertulis SBMPTN dirancang untuk mengukur kemampuan umum (general ability) yang ditaksir menentukan keberhasilan calon mahasiswa di semua program studi, yakni kemampuan penalaran tingkat tinggi (higher order thinking), yang meliputi potensi akademik, penguasaan bidang studi dasar, bidang saintek, bidang sosial dan atau humaniora. Selain mengikuti ujian tertulis, peserta yang memilih program studi Ilmu Seni dan/atau Keolahragaan diwajibkan mengikuti ujian keterampilan.


Oleh karena itu kami mengajak pada para calon pendaftar, untuk mempersiapkan diri sedini mungkin dengan belajar yang efisien dan efektif. Terkait biaya Seleksi Ujian Tertulis dan Keterampilan pada Sbmptn belum ada ketentuan baru, namun sebagai patokan dari seleksi sebelumnya bahwa biaya seleksi peserta SBMPTN ujian tertulis untuk kelompok ujian Saintek atau Soshum sebesar Rp. 175.000,00, sedangkan untuk kelompok ujian Campuran atau dulu disebut IPC sebesar Rp 200.000,00.


Biaya seleksi untuk ujian keterampilan patokannya adalah sebesar Rp 150.000,00 per jenis ujian keterampilan. Semoga informasi awal Pendaftaran Sbmptn yang kami sajikan bermanfaat, Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!



Copyright © 2013 sbmptn2014.com all rights reserved
Read more

Kelompok Ujian dan Jumlah Pilihan

Posted by Online Consultant on Thursday, December 19, 2013

Para peminat seleksi Sbmptn selayaknya memahami dengan baik dan benar Kelompok Ujian dalam seleksi Sbmptn. Program Studi yang ada di PTN (perguruan tinggi negeri) dibagi menjadi dua kelompok, yaitu Program Studi Kelompok Saintek dan Program Studi Kelompok Soshum.

Peserta Sbmptn dapat memilih program studi sesuai dengan kelompok ujian yang diikuti, yaitu:

  1. Kelompok ujian Saintek dapat memilih sebanyak-banyaknya 3 (tiga) program studi dari kelompok program studi Saintek
  2. Kelompok ujian Soshum dapat memilih sebanyak-banyaknya 3 (tiga) progarm studi dari kelompok program studi Soshum, dan
  3. Kelompok ujian Campuran dapat memilih sebanyak-banyak 3 (tiga) program studi yang merupakan campuran dari program studi kelompok sainstek dan kelompok program studi kelompok soshum.

Dalam hal memilih program studi, urutan dalam pemilihan program studi menyatakan prioritas pilihan. Peserta ujian yang hanya memilih 1 (satu) program studi, dapat memilih program studi di PTN manapun. Peserta ujian yang memilih 2 (dua) program studi atau lebih, salah satu pilihan program studi tersebut harus dari PTN yang berada dalam satu wilayah tempat peserta mengikuti ujian. Pilihan program studi yang lain dapat dari PTN di luar wilayah tempat peserta mengikuti ujian.

Dalam Snmptn tertulis dulu, pengelompokkan juga seperti di atas, cuman beda istilahnya. Pada Snmptn tertulis Kelompok ujian dibagi menjadi 3 (tiga) juga, yakni :

a. Kelompok Ujian IPA
b. Kelompok Ujian IPS
c. Kelompok Ujian IPC

Setiap peserta dapat mengikuti kelompok ujian IPA, IPS, atau IPC tidak harus sesuai dengan jurusan SMA/MA/SMK/MAK yang bersangkutan.

Sementara Program Studi yang ada di PTN juga dibagi menjadi dua kelompok, yaitu Program Studi kelompok IPA dan IPS. Setiap peserta kelompok ujian IPA atau IPS dapat memilih maksimal 2 (dua) program studi sesuai dengan kelompok ujian yang diikuti. Setiap peserta kelompok ujian IPC dapat memilih maksimal 3 (tiga) program studi dengan catatan minimal satu program studi kelompok IPA dan satu program studi kelompok IPS. Urutan dalam pemilihan program studi menyatakan prioritas pilihan. Peserta ujian yang memilih hanya 1 (satu) program studi, pilihan program studi dapat dari PTN di Wilayah mana saja.

Peserta ujian yang memilih 2 (dua) program studi atau lebih, salah satu pilihan program studi tersebut harus dari PTN yang berada dalam satu Wilayah dengan tempat peserta mengikuti ujian. Pilihan program studi yang lain dapat dari PTN di luar Wilayahnya.

Semoga bermanfaat! Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!

Sumber:
- sbmptn.or.id
- snmptn.ac.id

Copyright © 2013 sbmptn2014.com all rights reserved
Read more

Jadwal Ujian Sbmptn 2014

Posted by Online Consultant

Meskipun belum dirilis oleh Panitia Sbmptn 2014, namun Jadwal Ujian Tulis Sbmptn 2014 akan dilaksanakan bersamaan dengan Pendaftaran Ulang yang lulus Snmptn di PTN masing-masing bagi yang lulus seleksi. Dimana panitia Snmptn menetapkan jadwal kegiatan tersebut tanggal 17 Juni 2014 bersamaan dengan pelaksanaan ujian tertulis SBMPTN 2014.

Pada tahun akademik 2014/2015 nanti, seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN) terap menggunakan 3 jalur. Ketiga jalur tersebut adalah Snmptn, Sbmptn, dan Ujian mandiri / Seleksi Mandiri. Untuk jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), kuota mahasiswa yakni 50%-60% dari total mahasiswa yang diterima. Sementara kuota Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPT) yakni 30%-40% dari total mahasiswa. Sedangkan kuota jalur Ujian Masuk Bersama Perguruan Tinggi (UMBPT) atau jalur mandiri yakni 10%-20%.

Jadwal Ujian


Jadwal Ujian Tertulis

No.TanggalMata Ujian
1 Selasa, 17 Juni 2014 Tes Potensi Akademik (TPA) dan
Tes Kemampuan Dasar Umum (TKDU)
2 Rabu, 18 Juni 2014 Tes Kemampuan Dasar Saintek (TKD Saintek) dan
Tes Kemampuan Dasar Sosial Humaniora (TKD Soshum)


Deskripsi Jadwal Ujian Tulis Sbmptn 2014


Sbmptn 2014




Hari dan Tanggal


WIB


WITA


WIT



Kegiatan


 Selasa
17 Juni 2014



sekitar 07.30-08.00


sekitar 08.30-09.00




sekitar 09.30-10.00


Masuk ruang ujian, dan peserta ujian melakukan pengisian biodata serta pemeriksaan Identitas


 


sekitar 08.00-09.00


sekitar 09.00-10.00



sekitar 10.00-11.00


Tes Potensi Akademik



 


sekitar 09.00-09.45



sekitar 10.00-10.45


sekitar 11.00-11.45




Istirahat


 


sekitar 09.45-10.00


sekitar 10.45-11.00



sekitar 11.45-12.00


Masuk ruang ujian& mengisi biodata


 


sekitar 10.00-11.00



sekitar 11.00-12.00


sekitar 12.00-13.00


Tes Kemampuan Dasar Umum (TKDU) terdiri atas kemampuan Matematika Dasar, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris.




         Rabu
18 Juni 2014


sekitar 07.45-08.00


sekitar 08.45-09.00



sekitar 09.45-10.00


Masuk ruang ujian serta pengisian biodata


 


sekitar 08.00-09.30



sekitar 09.00-10.30


sekitar 10.00-11.30


Tes Kemampuan Dasar Saintek (TKD Saintek) terdiri atas kemampuan Matematika, Biologi, Kimia, dan Fisika.


 


sekitar 09.30-10.15


sekitar 10.30-11.15


sekitar 11.30-12.15



Istirahat


 


10.15-10.30


11.15-11.30



12.15-12.30


Masuk ruang ujian serta pengisian biodata peserta Sbmptn


 


10.30-11.30


11.30-12.30


12.30-13.30


Tes Kemampuan Dasar Sosial dan Humaniora (TKD Soshum) terdiri atas kemampuan Sosiologi, Sejarah, Geografi, dan Ekonomi.

Jadwal Sbmptn 2014 tersebut merupakan pengembangan, yang resmi dari Panitia adalah tanggal pelaksanaanya 17-18 Juni serta jenis Mata Pelajaran yang diujikannya dalam Sbmptn 2014.

- Konsultan : Drs. Asep R, SH


Jadwal Ujian Keterampilan

Belum disusun oleh Panitia Sbmptn.



Penilaian Hasil Ujian


Ujian tertulis Sbmptn 2014 akan tetap menggunakan soal ujian yang dikembangkan sedemikian rupa sehingga memenuhi persyaratan validitas, tingkat kesulitan, serta daya pembeda yang memadai. Soal ujian tertulis SBMPTN dirancang untuk mengukur kemampuan umum yang diduga menentukan keberhasilan calon mahasiswa di semua program studi, yakni kemampuan penalaran tingkat tinggi (higher order thinking), yang meliputi potensi akademik, penguasaan bidang studi dasar, bidang saintek dan/atau bidang social dan humaniora. Selain mengikuti ujian tertulis, peserta yang memilih program studi Ilmu Seni dan/atau Keolahragaan diwajibkan mengikuti ujian keterampilan.

Penilaian dilakukan secara menyeluruh. Oleh karena itu, setiap mata ujian harus dikerjakan sebaik mungkin dan tidak ada yang diabaikan.

Penilaian hasil ujian menggunakan ketentuan sebagai berikut:

  1. Jawaban BENAR dari peserta : akan mendapatkan nilai +4
  2. Jawaban SALAH dari peserta : akan mendapatkan nilai -1
  3. Jika peserta Tidak menjawab: akan mendapatkan nilai 0

Kelompok Ujian

Kelompok ujian tertulis SBMPTN terbagi menjadi 3 (tiga), yaitu:

  1. Kelompok Ujian Saintek dengan mata uji TPA, TKDU, dan TKD Saintek
  2. Kelompok Ujian Soshum dengan mata uji TPA, TKDU, dan TKD Soshum.
  3. Kelompok Ujian Campuran dengan mata uji TPA, TKDU, TKD Saintek, dan TKD Soshum. Setiap peserta dapat mengikuti kelompok ujian Sains, Soshum, atau Campuran.


Semoga bermanfaat! Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!

Sumber:
- ujiantulis.com
Read more

Mengenal Soal Ujian Tulis Sbmptn

Posted by Online Consultant on Friday, November 29, 2013

Ujian Sbmptn terdiri dari 2 (dua) bagian yakni Ujian Tertulis dan Ujian Keterampilan. Ujian Tertulis Sbmptn merupakan yang dilaksanakan secara tertulis (written test), yang terdiri dari ujian :

  1. Tes Potensi Akademik (TPA).
  2. Tes Kemampuan Dasar Umum (TKDU) terdiri atas kemampuan Matematika Dasar, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris.
  3. Tes Kemampuan Dasar Saintek (TKD Saintek) terdiri atas kemampuan Matematika, Biologi, Kimia, dan Fisika.
  4. Tes Kemampuan Dasar Sosial dan Humaniora (TKD Soshum) terdiri atas kemampuan Sosiologi, Sejarah, Geografi, dan Ekonomi.


Dari sejumlah pelajaran yang diujikan semuanya diajarkan di bangku sekolah (SMA/MA/SMK/sederajat), terkecuali Tes Potensi Akademik (TPA) tidak diajarkan secara khusus di sekolah formal.


Disamping ujian tulis, Panitia Sbmptn juga menyelengggarakan Ujian Keterampilan. Dimana ujian keterampilan diperuntukkan bagi peminat Program Studi bidang Ilmu Seni dan Keolahragaan, bidang Ilmu Seni terdiri atas tes pengetahuan dan keterampilan bidang ilmu seni, bidang Ilmu Keolahragaan terdiri atas tes kesehatan dan kesegaran jasmani.

Para peserta dapat mengikuti Ujian Keterampilan di PTN (perguruan tinggi negeri) terdekat yang memiliki program studi yang dipilih.

Disamping jenis-jenis ujian Sbmptn, juga dalam seleksi dikenal adanya pengelompokan ujian. Pengelompokan ujian tersebut terdiri dari Kelompok Saintek dan Program Studi Kelompok Soshum.

Meskipun kelompok ujian terdiri dari 2 (dua) yaitu Saintek dan Program Studi Kelompok Soshum, namun dalam Sbmptn peserta dapat dibagi pada 3 (tiga) jalur ujian, yakni :


  1. Kelompok ujian Saintek yang dapat memilih sebanyak-banyaknya 3 (tiga) program studi dari kelompok program studi Saintek,
  2. Kelompok ujian Soshum yang dapat memilih sebanyak-banyaknya 3 (tiga) progarm studi dari kelompok program studi Soshum, dan
  3. Kelompok ujian Campuran yang dapat memilih sebanyak-banyak 3 (tiga) program studi yang merupakan campuran dari program studi kelompok sainstek dan kelompok program studi kelompok soshum.

Untuk mengenal soal-soal Sbmptn tersebut berikut kami sampaikan contoh-contohnya yang bisa anda unduh secara gratis!

  1. Jenis soal pada Kelompok ujian Saintek | download soal | download pembahasan
  2. Jenis soal pada Kelompok ujian Soshum | download soal | download pembahasan
  3. Jenis soal pada Kelompok ujian Campuran | download soal | download pembahasan



Peserta ujian yang memilih 2 (dua) program studi atau lebih, salah satu pilihan program studi tersebut harus dari PTN yang berada dalam satu wilayah tempat peserta mengikuti ujian. Pilihan program studi yang lain dapat dari PTN di luar wilayah tempat peserta mengikuti ujian. Sedangkan peserta ujian yang hanya memilih 1 (satu) program studi, dapat memilih program studi di PTN manapun.

Semoga bermanfaat! Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!
Read more

Mendikbud Resmikan Unsam Menjadi Universitas Negeri

Posted by Online Consultant on Thursday, September 12, 2013

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI Prof. Dr. Ir. H. Mohammad Nuh, DEA meresmikan Universitas Samudra (Unsam), di Langsa, Aceh Timur, menjadi universitas negeri. Peresmian penegerian Universitas Samudra ditandai dengan penekanan tombol dan penandatanganan prasasti oleh Mendikbud. Peresmian dihadiri Gubernur Nangroe Aceh Darussalam (NAD) Zaini Abdullah, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Syamsul Bachri, Walikota Langsa Usman Abdullah, dan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdikbud, Djoko Santoso.

Universitas Samudra berawal dari sebuah universitas swasta yang berada di Kota Langsa di bawah Yayasan Pendidikan Samudra. Dalam perjalanan sejarahnya setelah 40 tahun berkiprah, akhirnya pada bulan Mei 2013 berubah menjadi Perguruan Tinggi Negeri berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2013 tentang Pendirian Universitas Samudra. Universitas Samudra berdiri sejak tahun 1984 dengan status universitas swasta. Rektor Unsam, Bachtiar Akob menjelaskan, penyerahan aset Unsam kepada negara berlangsung pada 29 Juni 2012 di kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud). Kemudian penegerian Universitas Samudra ditetapkan dengan Peraturan Presiden Nomor 37 Tahun 2013 tentang Pendirian Universitas Samudra, yang ditandatangani Presiden SBY pada 13 Mei 2013, dan diundangkan oleh Menteri Hukum dan HAM, Amir Syamsuddin, pada 15 Mei 2013.

Hingga saat ini Unsam memiliki 9.788 mahasiswa yang tersebar di 5 fakultas. Sedangkan program studi yang dimiliki Unsam berjumlah 11 program studi. Sebanyak 462 dosen mengajar di Unsam. Mereka terdiri dari dosen tetap Kopertis, dosen tetap yayasan, dosen tidak tetap yayasan, dan tenaga administrasi. Bachtiar juga mengungkapkan harapannya kepada pemerintah, supaya para dosen tersebut bisa diangkat menjadi pegawai negeri sipil secara bertahap.

Dalam sambutannya, Mendikbud Mohammad Nuh berpesan tiga hal kepada civitas akademika Unsam. Pertama, menjadikan Unsam sebagai pusat unggulan, dan bisa menjadi universitas tujuan bagi masyarakat Aceh maupun Sumatera Utara. Kedua, Unsam diharapkan bisa menjadi sabuk pengaman sosial budaya bagi NKRI. "Unsam tidak boleh eksklusif. Harus bisa membuat jejaring dengan siapapun," ujar Mendikbud. Ketiga, Unsam harus bisa mengembangkan potensi-potensi domestik.

Sementara untuk pengelola universitas, Mendikbud berpesan empat hal. Pertama untuk menumbuhkan tradisi budaya akademik, dan tidak membawa politik praktis ke dalam kampus. "Kampus harus bisa memberikan fungsi pencerahan," kata Menteri Nuh. Kedua, Unsam harus bisa mengembangkan sumber daya manusia, salah satunya dengan mendorong dosen-dosen Unsam bersekolah lagi. Ketiga, pengelolaan Unsam harus menggunakan prinsip akuntabilitas. Dan ke-empat, Unsam diharapkan bisa menggunakan pendekatan kasih sayang dalam mengelola perguruan tinggi.


Sumber: Kemdikbud
Read more